SBS: “Tetap Semangat ya Sob….”
Jadi tergelitik ngomongin tentang “semangat”. Sesuatu yang berasal dari dalam diri kita yang memberikan energi untuk melakukan sesuatu. Apakah sesuatu ini bernilai positif atau negatif, menurutku tidak bergantung pada semangatnya, tapi pada aktivitas yang kemudian dilakukannya.
Semangat seseorang bisa mendorongnya berbuat kebajian. Namun bisa juga dipergunakan untuk melakukan kebatilan. Semangat merupakan salah satu faktor yang membuat seseorang berhasil melakukan suatu amal perbuatan yang telah direncanakannya.
Dari mana semangat berasal? Yang jelas bukan dari negeri antah berantah atau negeri dongeng. Ia bisa berasal dari dalam diri kita, dari sebuah pemahaman yang bermuara pada kesadaran, yang menggelitik alam sadar kita, membawa pesan simpul-simpul kesadaran potensial yang telah Allah berikan ke kita, masuk dan menukik dalam alam bawah sadar kita, dan bekerja menjadi sebuah energi. Begitukah?????
Ia juga bisa berasal dari mana saja di luar diri kita. Tapi, apakah itu akan menjadi energi atau tidak, akan sangat bergantung pada kita bagaimana mengolahnya. Oya, aku jadi ingat kata-kata seorang teman yang juga guru Bahasa Indonesia yang merasa sudah putus asa untuk menyemangati anak didiknya. “Wis, pokok-e angel, ra nyanthol blas.” [Sudahlah, sudah pasti sulit, tidak nyangkut (di otak) sama sekali]. Dan mungkin banyak cerita bagaimana tidak mudahnya menumbuhkan semangat pada diri kita maupun orang lain.
Jadi…… kita bisa dengan rileks menyampaikan sapa ini pada siapa saja yang kita temui langsung atau tidak, yang kita kenal atau tidak, namun menjadi amal yang luar biasa bagi kita: “Tetap semangat ya sob….”
25 Maret 2009