BUN, AJARI AKU INTERNET

Di akhir jam kelas menulis hari Sabtu lalu, anak-anak minta ada waktu khusus untuk mereka diajari internet.
“Bun, ajari kita-kita internet, dong.” Hebohnya, permintaan ini diutarakan seluruh nanda di kelas menulis. Kompak banget……

Ngajarin mereka untuk mengenal dunia di luar mereka, bukan hal yang sulit. Anak-anak sangat mudah mempelajari hal-hal kasat mata seperti teknologi ini. Kenyataannya, anak-anak sangat mudah mempelajari HP dengan segala fasilitas fiturnya, program-program komputer juga game-game yang selalu baru (meski sebenarnya game-game itu bukan untuk konsumsi anak-anak). Sayangnya, persoalannya gak semudah itu buatku.

Jelas, dengan beberapa catatan yang kupunya, aku jadi sedikit parno. Kalau anak sendiri sih, aku masih bisa secara rutin memantau dengan beraneka cara yang tidak menyakiti harga diri mereka, jelas, tegas, lugas, tapi tidak lupa kocaknya saat merembugkan dengan mereka…… Tapi kalau putra-putri didik, anak orang lain, kalau ada dampak apa-apa setelah itu……… ya Allah, mestikah aku juga akan mempertanggungjawabkannya di hadapanMu kelak?

Saat ini aku sedang mikirin bagaimana menyampaikan kepada mereka rambu-rambu yang tidak berdampak sebaliknya. Biasalah…… namanya juga anak-anak, semakin dilarang semakin besar rasa ingin tahunya. Semakin ditentang, semakin banyak cara untuk bisa melepaskan diri dari pantauan orang tua, semakin banyak kamus kebohongan yang mereka persiapkan. Hm, orang tua bukan lebih mirip kayak Polantas aja……. Ups…… parno ya?????

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.