BUN, AJARI AKU INTERNET
23 Maret 2009
Disimpan dalam Catatan Kecilku
Tag: Pengalaman coet, Renungan coet
Di akhir jam kelas menulis hari Sabtu lalu, anak-anak minta ada waktu khusus untuk mereka diajari internet.
“Bun, ajari kita-kita internet, dong.” Hebohnya, permintaan ini diutarakan seluruh nanda di kelas menulis. Kompak banget……
Ngajarin mereka untuk mengenal dunia di luar mereka, bukan hal yang sulit. Anak-anak sangat mudah mempelajari hal-hal kasat mata seperti teknologi ini. Kenyataannya, anak-anak sangat mudah mempelajari HP dengan segala fasilitas fiturnya, program-program komputer juga game-game yang selalu baru (meski sebenarnya game-game itu bukan untuk konsumsi anak-anak). Sayangnya, persoalannya gak semudah itu buatku.
Jelas, dengan beberapa catatan yang kupunya, aku jadi sedikit parno. Kalau anak sendiri sih, aku masih bisa secara rutin memantau dengan beraneka cara yang tidak menyakiti harga diri mereka, jelas, tegas, lugas, tapi tidak lupa kocaknya saat merembugkan dengan mereka…… Tapi kalau putra-putri didik, anak orang lain, kalau ada dampak apa-apa setelah itu……… ya Allah, mestikah aku juga akan mempertanggungjawabkannya di hadapanMu kelak?
Saat ini aku sedang mikirin bagaimana menyampaikan kepada mereka rambu-rambu yang tidak berdampak sebaliknya. Biasalah…… namanya juga anak-anak, semakin dilarang semakin besar rasa ingin tahunya. Semakin ditentang, semakin banyak cara untuk bisa melepaskan diri dari pantauan orang tua, semakin banyak kamus kebohongan yang mereka persiapkan. Hm, orang tua bukan lebih mirip kayak Polantas aja……. Ups…… parno ya?????